Sajak

Sajak

sajakku gerakan
bahasaku perlawanan
kata-kataku menentang
ogah diam

ucapanku protes
suaraku bergetar
tidak! tidak!

sajakku
adalah keluh-kesah dari kegelapan
sajakku adalah ketidakpuasan
yang dari tahun ke tahun
hanya jadi guman
sajakku
adalah kritik-kritik
yang hilang dalam bisik-bisik
sajakku mencari mahasiswa
aku ingin bicara
kehidupan sehari-hari
makin menekan

aku ingin membacakannya
bersama suara-suara perempuan
yang menggapai-gapai jendela kaca
sambil menawarkan salaknya
kepadamu
di stanplat

aku ingin membacakan sajakku
dalam diskusi-diskusi ilmiah
dalam rapat-rapat gelap
dalam pentas-pentas sandiwara
di depan penyair

aku ingin menuliskan sajakku
dan mengucapkan kembali
kata-kata kita
yang hilang dicuri di depan
matamu

solo- desember 1987