Puisi Untuk Adik

apakah nasib kita akan seperti
sepeda rongsokan karatan itu?
o, tidak, dik!
kita akan terus melawan
waktu yang bijak-bestari
kan sudah mengajari kita
bagaimana menghadapi derita
kitalah yang akan memberi senyum
kepada masa depan

jangan menyerahkan diri pada ketakutan
kita akan terus bergulat

apakah nasib kita akan seperti
sepeda rongsokan karatan?
o, tdak, dik!
kita harus membaca lagi
agar bisa menuliskan isi kepala
dan memahami dunia

solo 25 mei 87