(berhari-hari—ratusan jam)

(berhari-hari—ratusan jam)*

berhari-hari – ratusan jam – ratusan kilometer – puluhan kota – bis – colt – truk – angkutan – asap rokok – uap sampah – tengik wc – knalpot terminal – embun subuh – baca koran – omongan penguasa – nonton tivi – omongan penipu – presiden marah-marah – jendral-jendral marah-marah – intelektual bayaran ikut-ikutan – sekretariat organisasi aktivis diobrak-abrik – penculikan – penggrebegan – pengejaran – pembenaran dibikin kemudian – semua benar karena semua diam

…………………
Puisi tanpa judul. Diperkirakan ditulis dalam pelarian antara tahun 1996-1998
baca:  http://www.beritasatu.com/budaya/91833-puisi-pelarian-wiji-thukul.html