di mana moncong senapan itu?
aku pengin meledak sekaligus jadi peluru
mencari jidatmu mengarah mampus-Mu
akan kulihat nyawa-Mu yang terbang
dan kukejar-kejar dengan nyawaku sendiri
agar tahu rumah-Mu
aku rela bunuh diri
tentu saja setelah tahu ke mana pulang-Mu
tetapi peluru yang mencari jidat-Mu itu
hanya ketemu mata-Mu yang menyihir
sim salabim
kembali kau pada wujudmu asli!
dan memang tidak akan pernah ada yang akan
membawakan
senapan
untukku
apalagi
jidat
mimpi indah ini
mimpi indah ini
mengapa kekal?